Cara Kalibrasi Baterai HP Android Tanpa Root

Cara Kalibrasi Baterai HP Android-Anda pengguna smartphone Android? Mungkin anda sering mengalami baterai yang boros pada perangkat Android. Hal ini memang sudah wajar, jika smartphone tersebut digunakan secara terus-menerus. Masalah baterai memang sering kali dialami oleh setiap pengguna smartphone, baik smartphone Android maupun iOS. Hal ini membuat setiap pengguna dari smartphone terasa terganggu, karena faktor masalah baterai ini sangatlah penting. Baterai pada smartphone sendiri memiliki 2 macam yaitu baterai removable dan non removable. Pada smartphone yang memiliki baterai removable yaitu sebuah baterai smartphone yang bisa dilepas. Sedangkan untuk smartphone yang memiliki baterai non removable yaitu sebuah baterai pada smartphone yang tidak bisa di lepas, pada baterai non removale ini bisa dibilang adalah baterai tanam. Nah, pada smartphone jaman sekarang ini sudah menggunakan baterai non removale. Dari smartphone jaman dulu, khususnya smartphone Android memang masih menggunakan baterai removable yang dapat dilepas. Tetapi pada smartphone jaman sekarang ini sudah di rancang sedemikian rupa sehingga memakai baterai tanam atau baterai non removable. Masalah baterai pada smartphone yang memiliki baterai removable ini biasanya mengalami masalah, yaitu baterai melembung, sehingga tidak bisa menutup casing. Hal ini membuat tampilan smartphone Android semakin berantakan atau amburadul sebagaimana yang tidak semestinya.

Faktor pendorong baterai cepat habis atau boros, disebabkan banyak faktor. Faktor pertama disebabkan karena kapasitas baterai pada smartphone etrsebut masih menggunakan kapasitas baterai yang berukuran kecil. Wajar saja, jika kapasitas baterai kecil membuat baterai pada smartphone tersebut cepat habis atau boros. Beda halnya dengan smartphone jaman sekarang yang rata-rata sudah menggunakan baterai berkapasitas monster, sehingga baterai akan terasa lebih awet. Memang hal tersebut sudah wajar, kapasitas baterai sangat menentukan boros atau hematnya sebuah baterai. Namun, pada smartphone jaman sekarang ini sudah meggunakan layar yang sangat besar dan lebar. Ini mungkin bisa menjadikan faktor penurunan kehematan sebuah baterai pada smartphone tersebut. Resolusi layar pada smartphone juga mempengaruhi baterai smartphone tersebut, pada smartphone masa kini sudah menggunakan resolusi layar yang menggunakan layar dengan rata-rata resolusi layar Full HD sampai dengan kualitas resolusi layar 4K. Layar sendiri mempunyai sebuah peranan yang sangat penting, jika layar pada smartphone tersebut  menggunakan layar dengan kualitas resolusi yang tinggi, dapat menyebabkan baterai terasa boros. Di bagian layar juga adanya sebuah brightness atau kecerahan pada layar, jika layar pada smartphone tersebut menggunakan kecerahan yang sangat tinggi, maka bisa dipastikan akan banyak memakan daya tahan baterai, sehingga baterai smartphone tersebut terasa boros.

kalibrasi baterai android

Tidak hanya kapasitas baterai dan layar juga yang mempengaruhi borosnya baterai pada smartphone. Tetapi ada juga yang mempengaruhi daya tahan baterai yaitu pada chipset. Di semua smartphone memiliki sebuah chipset, setiap smartphone ditanamkan sebuah chipset andalannya. Pada vendor smartphone biasanya memilih chipset yang cocok untuk smartphone nya tersebut, pemilihan chipset tersebut juga harus diperhatiakn. Karena setiap chipset berbeda-beda, karena chipset ini memiliki peranan yang sangat penting. Oleh karena itu chipset disini memiliki peran paling penting dalam smartphone. yang termasuk dalam chipset pada smatphone adalah Snapdragon, Mediatek, Kirin, Apple, dan lain sebagainya. Dari chipset-chipset tersebut masih memiliki tipe chipsetnya sendiri. Setiap chipset memiliki kekurangan dan kelebihan. Ada chipset yang khusus untuk performa (biasanya untuk gamer) dan ada juga chipset biasa yang tahan daya baterai. Pada smartphone sekarang ini, sudah ada beberapa chipset yang memiliki daya tahan baterai yang hemat dan memiliki performa yang luar biasa. Hal ini membuat penggunanya suka dengan chipset tersebut, dan membeli sebuah smartphone yang memiliki chipset tersebut.

Nah, setelah kita panjang lebar ngomongin tentang ketahanan daya baterai pada smartphone Android. Bagi pengguna yang ingin baterai pada smartphone nya khususnya smartphone Android agar baterai seperti baru lagi, bisa mencoba dengan mengkalibrasi baterai tersebut. Untuk kalibrasi baterai pada smartphone sendiri sangatlah mudah, hanya saja mengunduh sebuah aplikasi atau bisa juga dengan cara manual. Namun, bagi pengguna yang tidak mau ribet atau belum tau caranya. Bisa simak artikel ini yaitu Cara Kalibrasi Baterai Android. Silahkan langsung saja disimak.

Cara Kalibrasi Baterai HP Android Terbaru 2019

  1. Cara Kalibrasi Betarai Android Menggunakan Battery Calibration

Cara pertama yang harus pengguna coba adalah dengan menggunakan bantuan aplikasi. Yaitu dengan menggunakan aplikasi battery calibration. Untuk pengguna yang belum tau dengan aplikasi battery calibration ini, bisa langsung download saja nanti juga tau dengan aplikasi ini. pengguna bisa mendownload aplikasi battery calibration di Google Play Store. Nah, setelah pengguna mendowload aplikasi battery calibration ini, silahkan ikuti caranya dibawah ini.

  • Setelah anda mendownload aplikasi battery calibration ini, cas baterai smartphone dalam kondisi menyala hinga benar-benar penuh 100%.
  • Setalah baterai terisi penuh 100%, cabut cas pada smartphone tersebut. Setelah itu silahkan pengguna bisa membuka aplikasi battery calibration“Calibrate” selanjutnya bisa menggunakan smartphone tersebut hingga baterainya sampai terkuras habis sampai smartphone tersebut off dengan sendirinya.
  • Setelah itu, silahkan cas smartphone tersebut dalam kondisi smartphone tersebut off. Dan setelah itu silahkan tunggu baterai pada smartphone tersebut hingga terisi penuh 100%.
  • Langkah terakhir yaitu nyalakan smartphone tersebut, dan kini smartphone tersebut sudah berhasil dikalibrasi. Setelah itu cobalah untuk merasakan perbedaan dan sensinya.
  1. Cara Kalibrasi Betarai Android Menggunakan Mugen Power

Cara yang kedua ini masih dengan menggunakan aplikasi Android. Caranya hampir sama seperti cara nomer pertama. Namun untuk cara yang kedua ini masih belum banyak orang yang memakai cara ini, soalnya di mesin pencarian Google masih belum ada artikel untuk mengkalibrasi dengan menggunakan cara ini. Namun, caranya hampir sama seperti kalibrasi baterai dengan menggunakan aplikasi battery calibration. Tetapi yang berbeda di cara nomer dua ini yaitu dengan menggunakan aplikasi Mugen Power. Nah, untuk pengguna yang penasaran kalibrasi baterai dengan menggunakan aplikasi Mugen Power ini, bisa langsung mendownload aplikasinya ini di Google Play Store atau jika tidak menemukannya, bisa mengunduh versi APK nya di mesin pencarian Google.

NB: Cara diatas hanya bisa digunakan untuk smartphone Android yang sudah Root. Dan jika ada permintaan izin dari Super SU, atau pun lainnya. Silahkan klik saja, ijinkan.

Pada kedua cara diatas bisa mencobannya, tetapi yang paling umum digunakan untuk kalibrasi baterai pada smartphone Android, yaitu dengan menggunakan cara pertama yaitu dengan menggunakan aplikasi battery calibration. Untuk caranya sangatlah mudah dan simpel. Namun, perlu di ingat bahwa, kalibrasi baterai tidak menjamin baterai pada smartphone tersebut akan terasa lebih hemat dan awet layaknya baterai smartphone baru. Tetapi mungkin akan mengalami peningkatan yang sedikit dalam sektor daya tahan baterai. Selain itu, jangan terlalu sering mengkalibrasi baterai pada smartphone tersebut, karena menurut saya, jika terlalu sering mengkalibrasi baterai, membuat baterai tersebut akan cepat rusak. Nah, untuk itu jangan terlalu sering mengkalibrasi baterai smartphone tersebut.